Postingan

Cinta?

Oleh: Annas Surdyanto Waktu berlari begitu jauh meninggalkanku yang sedang lumpuh karena cinta, terpaksa Ku sudahi ekstase ku dengan-Nya, ku hadapkan mata ku ke langit cinta diatas mahkota hitamku. Dan akhirnya di sudut pembuangan SD itu tersirat sebuah kalimat tentang cinta indah yang selama ini ku simpan, dan ku memutuskan untuk tetap menjaga, menyimpan dan mengungkapkan cinta indah itu. namun ku telah salah artikan cinta indah itu, cinta indah itu ternyata cinta tulus seseorang kepada sahabat-sahabatnya yang tidak sama sekali di selimuti sebuah hasrat untuk menjilat, memeras, dan memperkosa hak sesama, dan bukan cinta terhadap lawan jenis ( cinta spesial ) yang hanya berkedok kasih sayang yang menubuh pada tajamnya hasrat untuk mengubur makna cinta indah tersebut. Selanjutnya ku beritahukan pada kalian bahwa telah terjadi pelanggaran pasal 378 KUHP tentang penipuan. Berikut pengakuanku di bawah kuasa jiwa yang tunduk pada manifesto komunis “sama rasa sama ...

Ya Robbi bil Musthofa

New Islamic Acoustic Anthem Designed by Annas Surdyanto Annas S. - Ya Robbi Bil Musthofa (Acoustic).mp3

Ya Thoyibah Akustik

New Islamic Acoustic Song... Check this out please... Lagu ini sudah mendapatkan izin publikasi dari Cinta Rasul Management. Copyrighted: Annas@2011 Ya Thoyibah (Sulis CR Akustic Cover).mp3 Dipopulerkan oleh Sulis Cinta Rasul All Music and Aransemet by Annas Surdyanto Lirik Ya Thoyibah Ya Thoyibah Yaa thoybah, yaa thoybah yaa dawal ayaana isytaqnaalik wal hawa nadaana wal hawa nadaana Yaa Ali ya bna Abi Thalib minkumu mashdarul mawaahib Yaa turo hal uro lii haajib indakum afdholul ghilmaana afdholul ghilmaana Asyaadil Hasan wal Husaini ilannaibiyyi qurrot-’aini Yaa syabaabal jannataini jaddukum shoohibul qur’ana shoohibul qur’ana Copyrighted annas@2011

Warnai dengan Keikhlasan

Oleh: Annas Surdyanto penat yang kau rasakan tak kan hilang jika hanya kau keluhkan pahit yang kau kisahkan tak kan hilang jika hanya kau sandingkan   lukislah jejak mu jalani kisah dan warnai semua dengan keikhlasan mu hapuskan gundah dengan tenangkan jiwa semua yang menyakitkan ku yakinkan menguatkan sgala yang mengharukan ku pastikan kan menghikmahkan mu sandarkanlah semua keluhan mu pada Tuhan kan kau dapatkan, jiwa, yang tenang 8.00 WIB 03 Desember 2010 annas@2010

Recording Steps

Gambar
Do you know that the song recording process is simple? many people think that recording process is complex. If you are the one of many people that feel recording is complex, you should better read this writing. There are only 5 steps in recording process. They are taking sounds, editing sounds, mixing sounds, mastering and rendering file.             The first step is taking the sounds. Taking/recording the sound is recording the sound or voice that you play, like sound of guitar, sound of bass, and voice of vocal. The sound that has been taken will appear on the computer screen. After you have finished, play and listen the sound you record in the computer. If you find the mistake, you can delete the wrong sound and record again the sound.             The second step is editing the sound. Editing should be done by the creative person...

Homeschooling

Gambar
Annas Surdyanto@2010 Nowadays, we are in a modern era where the competition of people is very hard. To compete the competition in this era everyone should have skills and more creativities. Therefore, the education has great roles to create a talented person. Education in general schools is not good enough for busy and mousy children for acquiring a good skill. This statement is not fictitious. As we know, many people around us who graduate from senior high schools have no competitive skill. So we need another kind of education. It is home schooling as a good education style which can create a talented person. Actually homeschooling is needed for children who are busy with their other activities that make them can not have a time to study in general school such as actress, actors, athlete etc. time for homeschooling is up to the children. So, the children still can study without sacrificing the other activities. Then the students in Homeschooling will not be stressed by the...

Filsafat Humanisme Ketuhanan

by:Annas Surdyanto Suatu ketika ku terpana pada kehidupan yang menurutku lebih banyak menciptakan dosa ketimbang menghasilkan pahala. Kehidupan selalu ku pandang lebih berlumur hujatan ketimbang pujian. Dan terlintas olehku awal cerita dari kehidupan ini, ketika Nabi Adam & Hawa diusir Allah dari Surga-Nya. Hukuman itu ia dapatkan karena ia melakukan kesalahan (dosa) dengan memakan buah Kuldi. “Pahala kalah tua dengan yang namanya dosa” , mungkin itulah yang menyebabkan manusia lebih memilih menentang perbedaan ketimbang menghargai perbedaan tersebut, mungkin itu pula yang membuat manusia lebih bangga menghujat ketimbang memuji, dan mungkin itu pula yang membuat manusia lebih memilih bertengkar berbanding bersalaman. Mungkin itu pula salah satu alasan mengapa "sabar" sering kali kalah dengan yang namanya "amarah". Bukan tidak mungkin itu adalah sejarah yang membuat manusia lebih memilih/berbangga/bernikmat dengan dosa ketimbang dengan pahala, Mas...

Melawan Kekalahan

Kesalahan persepsi pada definisi takdir menyebabkan banyaknya manusia yang putus asa atau menyerah. Bahkan tak jarang orang menjadi malas menjalani hidupnya karena merasa takdir Tuhan telah memfonisnya menjadi orang yang bla…bla…bla dan bla…bla…bla. Padahal Allah SWT telah menjelaskan dalam firmannya bahwa “Ia tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.” Sebenarnya apa yang menentukan hidup kita? Takdir Tuhan yang menentukan perjalanan hidup kita, atau Kita yang menentukan takdir Tuhan? Takdir yang dibicarakan disini bukanlah takdir hidup, mati, jodoh dan semacamnya, melainkan takdir dalam berhasil/menang dan gagal/kalahnya suatu insan dalam meraih apa yang dia inginkan. Mana yang akan kita pilih, silahkan pikir dengan otak dingin dan hati anda. Analoginya adalah bagaimana kita memilih jalan-jalan yang berperan sebagai pilihan hidup, yang masing-masing didalamnya terdapat takdir yang kita pilih, dan didalam jalan tersebut kita akan kembali menentuk...

Cerita Tentang Prosedur Pembuatan SIM C

Ketika teman saya sedang membuat SIM di sebuah polres metro yang berada di persimpangan jalan, seorang polisi yang mengatakan bahwa “prosedur di Indonesia memang rumit, sehingga masyarakat lebih memilih jalan pintas. Lanjutnya dengan alis yang merapat “sebenarnya saya bingung harus melayani masyarakat dengan bagaimana! pilih masyarakat atau peraturan??? tapi tak apa lah saya pilih masyarakat, toh saya juga kedapatan untung.” Kini biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat SIM C naik menjadi kurang lebihnya Rp 350.000,00 jika melalui jalan pintas (Rp 75.000,00 jika mengikuti prosedur yang benar)… katanya sich harganya naik karena sekarang dipotong untuk orang KPK, tapi saya kurang tahu juga si…caranya memang cukup singkat jika dibandingkan dengan cara yang sesuai pada prosedurnya, yaitu cukup mengikuti tes sebagai formalitas, lalu penguji mengatakan “kamu minggu depan balik lagi ya” sebuah pernyataan bahwa si peserta itu tidak lulus, padahal setelah itu peserta tes langsung mengi...

Perjalanan Ke Desa Ciseeng

18 Juli 2008 sekitar pukul 14.00 saya bersama ketiga anggota PK IMM FKIP yaitu Hafezh, Teguh dan Selmi pergi ke Ciseeng, Parung untuk mensurvei tempat penginapan yang struktur yayasan untuk acara TMO (Technik Management of Organization) universitas Muhammadiyah Jakarta sekaligus melakukan Bakti Sosial dengan masyarakat sekitar yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2008. hari itu adalah perjalanan yang sangat melelahkan. Betapa tidak, Bung Teguh yang mengetahui tempat mulia itu tidak mengetahui jalan singkat yang harus ditempuh sehingga kami harus bertanya-tanya kepada orang-orang yang sibuk berbincang sambil menatap ke tengah ruas jalan yang rusak dan tak kunjung membaik. Sekitar pukul 15.00 WIB kami mendarat di penginapan tersebut. Disana aku tak kuasa menahan haru kehidupan desa yang indah. Kehidupan disana sangat rukun, tentram, dan warga disana sama sekali tak menunjukan kesombongannya kepada kami. bahkan sang penjaga penginapan sejuk tersebut memperlakuka...

Worst Concert In My Life

Gambar
Sebuah dialog singkat dengan orang tua yang sedang duduk dan meminum kopi serta berbincang dengan temannya, ku Tanya kepada bapak itu, “maaf Pak, apakah ada Musholah di gedung ini?” bapak itu terheran menatapku dari atas sampai kebawah dengan rambut acak-acakan berlabel emotion dengan kalung yang melingkar indah dileherku serta 2 buah gelang traditional dan spokat luguku. Kemudian ia menjawab “ada” kemudian ia terdiam lagi, ternyata ia terheran melihat orang sepertiku melakukan ibadah sholat sebelum ku berteriak-teriak diatas panggung. Do’a yang ku ucapkan ketika sholat itu “Ya Allah, Semoga kami mendapat Respon yang baik dari para penonton.” Ternyata do’a kecil itu terkabul namun hanya beberapa detik ketika aku bernyanyi. Syair pertama yang ku lontarkan hangatnya penghayatan dengan mata terpejam: “You still keep arrest your pain, you have finished your tears with the thorny crown on your head” di sambut sendunya tepuk tangan salut dari audience. cukup pantas ku kira, namun… S...

CITA-CITA KITA SALAH

Cita-cita adalah keinginan atau harapan setiap individu tentang gambaran halusinasi yang eksistensinya berada dimasa yang akan datang. Setiap manusia memiliki cita-cita, dan pastinya mereka mengharapkan agar cita-citanya menjadi kenyataan, untuk meraih cita-citanya mereka akan bekerja keras, berdo'a, berikhtiar, dan lain sebagainya. Jika manusia telah berhasil meraih cita-citanya atau cita-cita telah terkabulkan, maka yang akan dikatakannya adalah "Alhamdulillah", "Terima Kasih Tuhan", "Nasib gue mang bagus" atau ia akan melupakan Tuhannya, Naudzubillah. Namun sebaliknya, jika gagal, manusia akan sampai kepada titik jenuhnya, yaitu titik klimaks dari usaha mereka dalam meraih mimpinya. Dan setelah itu siapa yang akan kita salahkan? Tuhankah? atau kita sendiri? jika kita menyalahkan Tuhan berarti kita mendustai eksistensi-Nya sebagai sang pencipta dan pemutar segala kehidupan yang ada dimuka bumi ini, dengan kata lain berarti telah menyalahkan takd...

Terapi Jiwa

Ketika kecil kita patuh terhadap orang tua! Ketika kecil kita sering menyanyikan lagu Indonesia Raya! Ketika kecil kita malu jika tidak mengerjakan PR! Ketika kecil kita senang ikut serta memeriahkan HUT RI! Ketika kecil kita bertepuk tangan jika melihat teman kita memenangkan lomba! Ketika kecil kita takut bila bertemu dengan preman! Ketika kecil kita marah jika ada yang menghina kita! Ketika kecil kita masih mau belajar dan membaca buku! Tetapi,,, Kenapa saat dewasa kita menjadi berani melawan orang tua dan guru? Kenapa saat dewasa kita jarang mengerjakan PR? Kenapa saat dewasa kita menjadi bangga terhadap yang memalukan? Kenapa saat dewasa kita menjadi pemalas? Kenapa saat dewasa kita berhenti menyanyikan lagu Indonesia Raya? Kenapa saat dewasa kita berhenti mencintai negeri ini? Kenapa saat dewasa kita hanya memikirkan diri kita sendiri? Apa karena kita berada pada fase negatif sehingga kita boleh melakukan hal-hal yang negatif? Apa hanya karena rasa ingin tahu? ...

Indonesia Itu Baik

Jika kita kembali melihat mundur kebelakang sejarah negeri ini pada abad ke 4 M – 16 bagaimana agama dan budaya-budaya Hindu-Budha dapat menyebar luas di Indonesia dan bagaimana masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia pada abad ke 11 adalah karena karakter masyarakat Indonesia yang terkenal sangat ramah-tamah, bagaimana ketika itu Indonesia menjadi tempat perdagangan yang banyak dikunjungi olehpara bangsawan-bangsawan asing. Bila dipikir secara logic, maukah mereka datang berkunjung dan berdagang ke negeri ini bila rakyatnya tak mau bertegur sapa apabila tak mengenal, tak mau menolong apabila tak berbudi, tak mau memberi apabila tak berimbas? Tentunya tidak!!! Setelah saya pikir-pikir ternyata terlalu jauh bila kita kembali pada abad-abad itu. kita bisa lihat betapa “ramah-tamah” adalah suatu karakter yang sudah sangat melekat di negeri ini. Pernahkah anda rasakan keramah-tamahan masyarakat desa yang berada di ujung kota terpencil? Bila kita bandingkan dengan masyarakat k...

Malu kepada Tuhan atau malu kapada manusia?

Suatu ketika aku dan si fulan temanku hendak melaksanakan shalat dzuhur di masjid. ketika itu temanku masuk masjid lebih dulu, dan ketika aku masuk masjid, aku melihat si fulan temanku sedang shalat menjadi makmum, aku melihat dalam sujud dan ruku’nya ia memperlihatkan sedikit aurat belakangnya, dikarenakan oleh kemejanya yang sudah sempit. Kebetulan ia adalah makmum yang berdiri paling pinggir , akupun berdiri tepat disampingnya untuk melakukan shalat, dan tanpa ada maksud untuk mengganggu shalatnya, tidak lupa aku menegurnya halus “man, aurat belakang lu kelihatan tuh” , namun tegur halusku tersebut tidak mendapat tanggapan darinya dan ia pun melanjutkan shalatnya. Tidak mendapat tanggapan darinya aku tidak berhenti sampai disana,aku melihat almamater si fulan sedang terlipat lesu di depan kami, lantas aku berkata untuk kedua kalinya “man, mendingan lu batalin shalat lu, trus shalat lagi pake almamater itu.” Kembali aku tidak mendapat respon positif darinya, ia tetap membiarkan dirin...